Sabtu, 14 Januari 2017

Tema: Kekuasaan dan pengaruh


Definisi Kekuasaan

Pengertian Kekuasaan Menurut Max Weber adalah suatu kemungkinan yang membuat seorang aktor di dalam suatu hubungan sosial berada dalam suatu jabatan untuk melaksanakan keinginannya sendiri dan yang menghilangkan halangan.

Menurut Walterd Nord, Pengertian Kekuasaan adalah suatu kemampuan untuk mempengaruhi aliran energi dan dana yang tersedia untuk mencapai suatu tujuan yang berbeda secara jelas dari tujuan lainnya.

Menurut Rogers, Pengertian Kekuasaan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah orang atau kelompok lain dalam cara yang spesifik, contohnya dalam kekuasaan dan pelaksanaan kerjanya.

Ada pun sumber kekuasaan itu sendiri ada 3 macam, yaitu:

1.     Kekuasaan yang bersumber pada kedudukan

a.     Kekuasaan formal atau Legal (French & Raven 1959)
Contohnya komandan tentara, kepala dinas, presiden atau perdana menteri.

b.     Kendali atas sumber dan ganjaran (French & Raven 1959)
Majikan yang menggaji  karyawannya, pemilik sawah yang mengupah buruhnya,  kepala suku atau kepala kantor yang dapat memberi ganjaran kepada anggota atau bawahannya.

c.     Kendali atas hukum (French & Raven 1959)
Kepemimpinan yang didasarkan pada rasa takut. Contohnya perman-preman yang memunguti pajak dari pemilik toko. Para pemilik toko mau saja menuruti kehendak para preman itu karena takut mendapat perlakuan kasar. Demikian pula anak kelas satu SMP yang takut pada senior kelas3 yang galak dan suka memukul sehingga kehendak seniornya itu selalu dituruti.

d.     Kendali atas informasi (Pettigrew, 1972)
Siapa yang menguasai informasi dapat menjadi pemimpin. Contohnya orang yang paling tahu jalan diantara serombongan pendaki gunung yang tersesat akan menjadi seorang pemimpin. Ulama akan menjadi pemimpin dalam agama. Ilmuan menjadi pemimpin dalam ilmu pengetahuan.

e.     Kendali ekologik (lingkungan)
Sumber kekuasaan ini dinamakan juga perekayasaan situasi.
2.     Kekuasaan yang bersumber pada kepribadian.

a.     Keahlian atau keterampilan (French & Raven 1959)
Contohnya pasien-pasien di rumah sakit menganggap dokter sebagai pemimpin karena dokterlah yang dianggap sebagai ahli untuk menyembuhkan penyakitnya.

b.     Persahabatan atau kesetiaan (French & Raven 1959)
Sifat dapat bergaul, setia kawan atau setia kepada kelompok dapat merupakan sumber kekuasaan sehingga seseorang dianggap sebagai pemimpin. Contohnya pemimpin yayasan panti asuhan dipilih karena memiliki sifat seperti Ibu Theresa.

c.     Karisma (House,1977)
Ciri kepribadian yang menyebabkan timbulnya kewibawaan pribadi dari pemimpin juga merupakan salah satu sumber kekuasaan dalam proses kepemimpinan.

3.     Kekuasaan yang bersumber pada politik

a.     Kendali atas proses pembuatan keputusan (Preffer  & Salanick, 1974)
Ketua menentukan apakah suatu keputusan akan di buat dan dilaksanakan atau tidak.

b.     Koalisi (stevenson, pearce & porter 1985)
Ditentukan hak dan wewenang untuk membuat kerjasama dalam kelompok.

c.     Partisipasi (Preffer, 1981)
Pempimpin yang mengatur pastisipasi dari masing-masing anggotanya.

d.     Institusionalisasi
Pempimpin agama menikahkan suami istri. Notaris atau hakim menentapkan berdirinya suatu perusahaan.


Definisi Pengaruh

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 849), “Pengaruh adalah daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang atau benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang.”

Pengertian Pengaruh Menurut Wiryanto. Pengaruh merupakan tokoh formal mauoun informal di dalammasyarakat, mempunyai ciri lebih kosmopolitan, inovatif, kompeten, dan aksesibel dibanding pihak yang dipengaruhi.

Pengertian Pengaruh Menurut Norman Barry. Pengaruh adalah suatu tipe kekuasaan yang jika seorang dipengaruhi agar bertindak dengan cara tertentu, dapat dikatakan terdorong untuk bertindak demikian, sekalipun ancaman sanksi yang terbuka tidak merupakan motivasi yang mendorongnya.

Jenis-jenis pengaruh

1.     Persuasi Rasional:
Pemimpin menggunakan argumentasi logis dan bukti faktual untuk mempersuasi pengikut   bahwa suatu usulan adalah masuk akal dan kemungkinan dapat mencapai sasaran.

2.     Permintaan Inspirasional:
Pemimpin membuat usulan yang membangkitkan entusiasme pada pengikut dengan menunjuk pada nilai-nilai, ide dan aspirasi pengikut atau dengan meningkatkan rasa percaya diri dari pengikut.

3.     Konsultasi:
Pemimpin mengajak partisipasi pengikut dalam merencanakan sasaran, aktivitas atau perubahan yang untuk itu diperlukan dukungan dan bantuan pengikut atau pemimpin bersedia memodifikasi usulan untuk menanggapi perhatian dan saran dari pengikut.

4.     Menjilat:
Pemimpin menggunakan pujian, rayuan, perilaku ramah-tamah, atau perilaku yang membantu agar pengikut berada dalam keadaan yang menyenangkan atau mempunyai pikiran yang menguntungkan pemimpin tersebut sebelum meminta sesuatu.

5.     Permintaan Pribadi:
Pemimpin menggunakan perasaan pengikut mengenai kesetiaan dan persahabatan terhadap dirinya ketika meminta sesuatu.

6.     Pertukaran:
Pemimpin menawarkan suatu pertukaran budi baik, memberi indikasi kesediaan untuk membalasnya pada suatu saat nanti, atau menjanjikan bagian dari manfaat bila pengikut membantu pencapaian tugas.

7.     Taktik Koalisi:
Pemimpin mencari bantuan dari orang lain untuk mempersuasi pengikut agar melakukan sesuatu atau menggunakan dukungan orang lain sebagai suatu alasan bagi pengikut untuk juga menyetujuinya.

8.     Taktik Mengesahkan:
Pemimpin mencoba untuk menetapkan validitas permintaan dengan menyatakan kewenangan atau hak untuk membuatnya atau dengan membuktikan bahwa hal itu adalah konsisten dengan kebijakan, peraturan, praktik atau tradisi organisasi.

9.     Menekan:
Pemimpin menggunakan permintaan, ancaman, seringnya pemeriksaan, atau peringatan-peringatan terus menerus untuk mempengaruhi pengikut melakukan apa yang diinginkan.



Sumber


Miftah.T. (2005). Perilaku ORGANISASI: Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.


Rabu, 12 Oktober 2016

Tugas Softskill 2 Psikologi Management



Nama Dosen: Vonny Wijaya

Nama Kelompok: Agung Putra        (10514483)
                               Audi Maulana      (11514797)
                               Gita Regina          (14514588)
                               Intan Nanda J      (15514354)
                               Kamal                  
                               Kristina Indrayu (15514925)
                               Robbi Marulloh   (19514750)

Kelas: 3PA15
 

Fungsi Perencanaan
1.     Kegiatan dalam fungsi perencanaan
-       Kami mendirikan perusahaan ini bertujuan untuk memberikan tempat dan sarana untuk para pecinta kopi untuk menikmati cita rasa kopi Indonesia yang khas. Target bisnis perusahaan kami adalah semua kalangan dan para pecinta kopi.
-       Strategi dan tujuan untuk mencapai target bisnis kami adalah dengan memberikan promosi, pelayanan kafe yang baik dan menyenangkan, tempat yang nyaman dan aman bagi semua kalangan, free wifi di café, music di café.
-       Sumber daya yang diperlukan adalah karyawan seperti manager, sales, penjaga kasir, pramusaji, dan barista dengan pendidikan minimal lulusan SMA dengan kepribadian yang baik, ramah, sopan santun, bertanggung jawab, cekatan. Menentukan lokasi kafe yang strategis, dan membuat kafe beserta isinya sesuai standar yang baik dan menarik.
-       Standar tujuan dan keberhasilan target bisnis perusahaan kami adalah mampu menjual lebih dari 500 cup kopi dengan lebih dari 500 pendatang kafe setiap bulan.

2.     Fungsi pengorganisasian kegiatan
-       Menentukan lokasi kafe yang strategis, dan membuat kafe beserta isinya sesuai standar yang baik dan menarik, dan memerlukan karyawan dengan kriteria seperti berikut:
1. Seorang kasir dengan pendidikan minimal lulusan SMA mempunyai kemampuan accounting dengan kepribadian yang jujur, ramah, baik, menyenangkan, sopan santun, bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi, bersedia ditempatkan dicabang kafe manapun dengan gaji minimal 2 juta dan maximal 3,5 juta tergantung kondisi cafe.
2. Dua orang pramusaji dengan pendidikan minimal lulusan SMA dengan kepribadian yang jujur, ramah, baik, menyenangkan, sopan santun, bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi, bersedia ditempatkan dicabang kafe manapun dengan gaji minimal 2 juta dan maximal 3,5 juta tergantung kondisi cafe.
3. Dua orang barista dengan kemampuan bisa menciptakan kopi varian rasa terbaru dan membuat racikan kopi dengan cita rasa tinggi dengan kepribadian yang jujur, ramah, baik, menyenangkan, sopan santun, bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi, bersedia ditempatkan dicabang kafe manapun dengan gaji minimal 3 juta dan maximal 6 juta tergantung kondisi cafe.
4. Dua orang sales dengan pendidikan minimal lulusan SMA dengan kepribadian yang jujur, pantang menyerah, berjiwa besar, ramah, baik, menyenangkan, sopan santun, bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi, bersedia ditempatkan dicabang kafe manapun dengan gaji minimal 3 juta dan maximal 4 juta tergantung kondisi cafe.
5. Seorang manager dengan pendidikan minimal lulusan S1 dengan kepribadian yang jujur, ramah, baik, sopan santun, bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi, bersedia ditempatkan dicabang kafe manapun dengan gaji minimal 6 juta dan maximal 8 juta tergantung kondisi cafe.
-       Struktur organisasi:
1. CEO atau owner pemilik semua cabang cafe.
2. Manager yang bertugas memimpin salah satu cabang cafe dan melaporkan hasil penjualan.
3. Kasir dengan tugasnya.
4. Pramusaji dengan tugasnya.
5. Sales dengan tugasnya.
6. Barista dengan tugasnya.
-       Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusi dilakukan secara professional oleh manager yang merangkap sebagai hdr di lokasi cabang sesuia dengan panggilan kerja yang tertera disms atau email.
-       Kegiatan penempatan posisi sumber daya manusia dilakukan dan ditempatkan sesuia dengan kemampuan dan hasil tes dan wawancara.

3.     Fungsi pengarahan dan implementasi kegiatan
-       Perusahaan ini selalu mengadakan pelatihan dan pengembangan bagi karyawan baru yang berhasil lulus tes seleksi dan wawancara, seminar setiap 6 bulan sekali untuk karyawan, pemberian bonus dan reward setiap tahun pada karyawan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
-       Perusahan ini selalu melakukan apel dan persiapan setiap pagi untuk menjelaskan apa yg harus dilakukan karyawan dan tugas tertentu pada setiap karyawan dan semua itu dilakukan di semua cabang.
-       Kebijakan-kebijakan perusahaan dijelaskan melaluin kontrak yang disetujui oleh para karyawan pada saat proses penerimaan karyawan baru.

4.     Fungsi pengawasan dan pengendalian kegiatan
-       Perusahaan ini selalu mengevaluasi hasil kerja pada semua cabang setiap bulan dan melihat apakah omset perusahaan naik atau turun dengan mengadakan rapat semua manager dengan ceo.
-       Perusahaan ini mempunyai 4 macam teguran:
1. Saat melakukan kesalahan pertama mendapat teguran dan karyawan mengklarifikasi kesalahan juga solusi bersama dengan manager.
2. Teguran kedua berbentuk sp 1 dan karyawan mengklarifikasi kesalahan juga solusi bersama dengan manager.
3. Teguran ketiga berbentuk sp 2 dan karyawan mengklarifikasi kesalahan juga solusi bersama dengan manager jika mungkin.
4. Teguran ketiga berbentuk sp 3 dan pemecatan.
-       Jika perusahaan mengalami kegoyahan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis kami akan melakukan berbagai tindakan alternative seperti promosi, pembuatan resep kopi baru dll.
Diberdayakan oleh Blogger.